Mendorong Keberlanjutan UMKM melalui Platform Digital dalam Workshop Strategis & Penandatanganan MOU dengan ABDSI 2026
- Life Cyle Indonesia

- 8 hours ago
- 2 min read

Ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus berkembang seiring dengan kebutuhan pasar. Transformasi digital, penerapan ekonomi hijau, serta praktik bisnis berkelanjutan menjadi faktor penting yang semakin diperhatikan dalam pengembangan usaha.
Menanggapi isu tersebut, Association of Business Development Services Indonesia (ABDSI) bersama International Labour Organization (ILO) menyelenggarakan Workshop Perencanaan Strategis ABDSI – Penyusunan Roadmap Pengembangan Ke Depan pada 31 Maret–1 April 2026 di Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan arah strategis serta menyusun draf awal peta jalan penguatan kelembagaan ABDSI periode 2026–2030.
Workshop ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, penyedia layanan Business Development Services (BDS), akademisi, serta mitra pembangunan. Diskusi difokuskan pada penguatan peran BDS dalam mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, termasuk dalam menjawab kebutuhan terkait digitalisasi dan keberlanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, PT Life Cycle Indonesia (LCI) berkontribusi untuk berbagi kepada UMKM mengenai praktik usaha berkelanjutan. Pada sesi tersebut, LCI memperkenalkan platform digital easySR yang dirancang untuk mempermudah pelaporan keberlanjutan, sekaligus memperkuat kapasitas UMKM dalam mengakses pasar dan pembiayaan yang lebih luas. Selain itu, LCI juga memperkenalkan platform KelarBos sebagai solusi manajemen operasional yang membantu UMKM dalam menyusun dan menjalankan Standard Operating Procedure (SOP), memantau progres melalui checklist, mendokumentasikan aktivitas, serta mengelola penjadwalan dan kinerja tim secara terintegrasi melalui dashboard analitik.
Workshop ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ABDSI dan PT Life Cycle Indonesia LCI.
Pendekatan berbasis teknologi ini diharapkan dapat membantu UMKM mendokumentasikan praktik usaha mereka secara lebih terstruktur, sekaligus mendukung proses transformasi digital yang lebih efisien. Selain itu, penggunaan alat yang relevan juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan BDS agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masa depan.
Melalui sinergi antara ABDSI, ILO, serta berbagai pemangku kepentingan, workshop ini diharapkan dapat menghasilkan arah strategis yang lebih terintegrasi dalam mendukung pengembangan UMKM. Upaya ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran BDS serta mendorong terciptanya UMKM yang lebih kompetitif, tangguh, dan berkelanjutan menuju 2030.

Comments