top of page

Katadata dan LCI Menandatangani MOU untuk Kolaborasi ESG pada Peluncuran KESGI di IDX


Katadata menyelenggarakan Katadata ESG Forum dengan tema “ESG untuk Akselerasi Dekarbonisasi & Bisnis Hijau” di Bursa Efek Indonesia (IDX), Jakarta, pada Senin, 6 April 2026. Forum ini menjadi wadah diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan untuk mendorong penerapan praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.


Dalam rangkaian acara tersebut, Katadata secara resmi meluncurkan Katadata ESG Insight (KESGI), sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendukung pengukuran, analisis, serta penguatan implementasi ESG di tingkat perusahaan. Peluncuran ini juga ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) antara Katadata dan PT Life Cycle Indonesia (LCI), sebagai bentuk kolaborasi dalam pengembangan metodologi dan layanan ESG yang relevan dengan konteks Indonesia.


Dalam KESGI ini, Dr. Jessica Hanafi dari LCI berperan sebagai anggota ESG Expert Panel dengan fokus sebagai Life Cycle Expert. Metodologi KESGI dikembangkan dengan mengacu pada standar global yang diselaraskan dengan regulasi nasional, termasuk POJK 51/2017 dan standar ESG Bursa Efek Indonesia. Kerangka penilaian pada dasbor KESGI dibangun berdasarkan tiga pilar ESG yang mencakup 15 topik dan 100 indikator.


Pendekatan ini bertujuan menghasilkan indikator ESG yang kredibel secara internasional dan relevan dengan kebutuhan dan dinamika pasar domestik. Peran ESG Expert Panel menjadi penting dalam proses kalibrasi dan reviu metodologi agar tetap kontekstual dan aplikatif.


Selain pengembangan metodologi, KESGI juga menghadirkan berbagai layanan yang mencakup ESG consulting, ESG masterclass, ESG communication, dan ESG activation. Layanan ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam memahami, mengimplementasikan, serta mengomunikasikan kinerja ESG secara lebih terstruktur.


Melalui kolaborasi antara Katadata dan LCI, diharapkan inisiatif ini dapat memperkuat ekosistem ESG di Indonesia dengan pendekatan yang lebih terintegrasi, terukur, dan selaras dengan standar global maupun kebutuhan nasional. Langkah ini sekaligus mendukung percepatan dekarbonisasi dan pengembangan praktik bisnis berkelanjutan di berbagai sektor.


 
 
 

Comments


bottom of page